
Hutan & Tutupan Lahan Sumatra
Hutan Sumatra menyimpan air, menahan longsor, dan menjadi rumah satwa langka. Dari tahun ke tahun, sebagian hutan berganti menjadi kebun sawit, perkebunan lain, dan permukiman — perubahan yang ikut memperbesar risiko banjir dan kebakaran.
Kanal & petak kebun menggantikan hutan rawa di pesisir barat Aceh — Sentinel-2, 2025

Dashboard
Dashboard Tutupan Lahan Sumatra
Dengan model GeoAI, kami memetakan tutupan lahan dari citra satelit setiap tahun, lalu membandingkannya untuk melihat di mana hutan berkurang dan kebun bertambah — dasar untuk pengawasan dan pemulihan.
- Peta tutupan lahan tiga provinsi
- Tren hutan & sawit 2021–2025
- Bandingkan dua tahun (geser)
- Komposisi lahan per provinsi
Analisis
Apa yang kami analisis
- 1
Peta tutupan lahan
Hutan, sawit, perkebunan, lahan terbangun, dan lahan terbuka dipetakan model GeoAI.
Sentinel-2 CloudlessKlasifikasi Tutupan Lahan GeoAI - 2
Tren hutan & sawit
Perubahan luas tiap kelas lahan dari 2021 hingga 2025.
Klasifikasi Tutupan Lahan GeoAI - 3
Bandingkan antar-tahun
Geser untuk melihat lokasi perubahan antara dua tahun pilihan.
Sentinel-2 CloudlessKlasifikasi Tutupan Lahan GeoAI - 4Segera hadir
Peringatan kehilangan hutan
Deteksi otomatis area hutan yang hilang setiap tahun untuk ketiga provinsi.
Klasifikasi Tutupan Lahan GeoAI
Sumber data
Data terbuka yang kami gunakan
Sentinel-2 Cloudless
EOX / Copernicus
Mosaik tahunan citra Sentinel-2 bebas awan, dipakai sebagai citra dasar setiap epoch.
Klasifikasi Tutupan Lahan GeoAI
GeoAIT – UGM
Hasil klasifikasi tutupan lahan berbasis deep learning: Vegetasi Tinggi, Vegetasi Rendah, Sawit, Perkebunan Lain, Emplacement, Badan Air, dan Tanah Terbuka.